Kode ICD-10 Pneumonia: J12–J18
Ringkasan singkat
Kode ICD-10 untuk pneumonia adalah kode di kategori J12–J17 bila kumannya diketahui — virus, bakteri, atau organisme lain — dan di kategori J18 bila kumannya tidak disebutkan; pneumonia yang kumannya tidak diketahui dikode J18.9.
Pneumonia aspirasi makanan, susu, atau muntahan dikode J69.0.
Pneumonia pada PPOK dikode J44.0; bila PPOK-nya eksaserbasi akut, J44.1 menjadi kode utama dan pneumonianya dikode tersendiri.
Di Code Systems iDRG, turunan J17 hanya bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama.
Juga dicari sebagai: pneumonia (J18), paru-paru basah (J18), cap (J18), hap (J18), vap (J18). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Kode ICD-10 mana untuk pneumonia menurut kumannya?
J13 dan J14 bisa langsung diklaim; kategori lainnya hanya induk, jadi yang diisikan kode empat karakternya.
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
J12Viral pneumonia, not elsewhere classified | Kategori | Kategori |
J13Pneumonia due to streptococcus pneumoniae | Ya | Ya |
J14Pneumonia due to haemophilus influenzae | Ya | Ya |
J15Bacterial pneumonia, not elsewhere classified | Kategori | Kategori |
J16Pneumonia due to other infectious organisms, not elsewhere classified | Kategori | Kategori |
J17Pneumonia in diseases classified elsewhere | Kategori | Kategori |
J18Pneumonia, organism unspecified | Kategori | Kategori |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Pneumonia virus (
J12): bila kodenya belum menyebut virusnya, ditambah kode kategoriB97untuk agennya; contohnya adenovirusJ12.0, enterovirusJ12.8denganB97.1.ICS v1 · 3.4.2 Pneumonia (J12-J18, J69) · bagian dimulai hlm. 109
Pneumonia bakteri (
J13–J15): bila kodenya belum menunjukkan bakterinya, ditambahB95–B96sebagai kode sekunder; contohnya Staphylococcus aureusJ15.2denganB95.6, dan bakteri Gram-negatifJ15.6.ICS v1 · 3.4.2 Pneumonia (J12-J18, J69) · bagian dimulai hlm. 109
Pneumonia sitomegalovirus dikode
B25.0(†) denganJ17.1(*); pneumonia AspergillusB44.0atauB44.1(†) denganJ17.2(*).ICS v1 · 3.4.2 Pneumonia (J12-J18, J69) · bagian dimulai hlm. 109
Pneumonia yang didapat selama perawatan di rumah sakit (HAP) atau terkait ventilator (VAP) ditambah
Y95. Kuman yang resisten menurut uji sensitivitas ditambah kode kelompokU80,U81, atauU88.ICS v1 · 3.4.2 Pneumonia (J12-J18, J69) · bagian dimulai hlm. 109
Kapan pneumonia dikode J69?
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
J69Pneumonitis due to solids and liquids | Kategori | Kategori |
J69.0Pneumonitis due to food and vomitPneumonia aspirasi (makanan atau muntahan) (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
J69.1Pneumonitis due to oils and essences | Ya | Ya |
J69.8Pneumonitis due to other solids and liquids | Ya | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Pneumonia aspirasi dikode
J69, ditambah kode Bab XX bila penyebabnya teridentifikasi: penyebab tidak diketahui atau berupa makanan, susu, atau muntahanJ69.0; minyakJ69.1; zat lain seperti darahJ69.8.ICS v1 · 3.4.2 Pneumonia (J12-J18, J69) · bagian dimulai hlm. 109
Bagaimana mengode pneumonia pada pasien PPOK?
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
J44.0Chronic obstructive pulmonary disease with acute lower respiratory infection | Ya | Ya |
J44.1Chronic obstructive pulmonary disease with acute exacerbation, unspecifiedPenyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dengan eksaserbasi akut, tidak spesifik (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
J44.9Chronic obstructive pulmonary disease, unspecifiedPenyakit paru obstruktif kronik (PPOK), tidak spesifik (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
PPOK dengan infeksi sekunder saluran napas bawah selain influenza, termasuk pneumonia:
J44.0sebagai kode utama.ICS v1 · 3.4.5 Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) (J44.-) · bagian dimulai hlm. 113
PPOK dengan eksaserbasi akut dan pneumonia:
J44.1sebagai kode utama, dan pneumonianya dikode tersendiri —J18.9bila kumannya tidak diketahui, atau kode yang lebih spesifik bila kumannya diketahui.ICS v1 · 3.4.5 Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) (J44.-) · bagian dimulai hlm. 113
Perlukah demam dikode, dan bagaimana pneumonia pada bayi baru lahir?
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Kode gejala umumnya tidak ditambahkan bila penyebabnya sudah tercakup diagnosis yang dikode: demam pada
J18.9tidak perluR50.9.ICS v1 · 2.2.6.1 Pengodean kondisi dugaan/suspek, gejala, penemuan abnormal, dan situasi tanpa penyakit · bagian dimulai hlm. 37
Pneumonia nosokomial, terkait ventilator, atau komunitas pada bayi baru lahir yang dinyatakan dokter dikode dari
J12–J18yang sesuai; pneumonia kongenital dikode di kategoriP23menurut kumannya.ICS v1 · 3.15.9 Congenital Pneumonia (P23.-) · bagian dimulai hlm. 315
Apakah status kode pneumonia berbeda di iDRG dan INA-CBG?
Ya, untuk 1 kode di tabel halaman ini:
J15di Code Systems iDRG hanya kategori — turunannya yang bisa diklaim:J15.0,J15.1,J15.2, dan 9 lainnya; di Code Systems INA-CBG hanya kategori — turunannya yang bisa diklaim:J15.0,J15.1,J15.2, dan 7 lainnya.
Apakah J15.211 bisa dipakai untuk klaim di Indonesia?
J15.211 tidak ada di Code Systems iDRG maupun Code Systems INA-CBG. Di kedua Code System, J15.2 berhenti di karakter keempat; kode lima karakter di kategori J15 hanya kode IM iDRG J15.81 dan J15.88.
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Artikel apa yang membahas kode pneumonia?
Topik kode apa lagi yang tersedia?
- Kode ICD-10 Diabetes Melitus (DM): E10–E14
- Kode ICD-10 Vertigo: R42, H81, dan H82
- Kode ICD-10 Gastroenteritis Akut (GEA) dan Diare
- Kode ICD-10 ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
- Kode ICD-10 Hipertensi (HT): I10–I15
- Kode ICD-10 Stroke (CVA): I60–I64 dan I69
- Kode ICD-10 Penyakit Ginjal Kronis (CKD): N18
- Kode ICD-10 Tuberkulosis Paru (TB Paru): A15–A16
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- Kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi
Disusun tim KoderMedis dengan bantuan alat AI dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS; setiap kode dan statusnya dicocokkan ke Code System, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.