Kode ICD-10 Stroke (CVA): I60–I64 dan I69
Ringkasan singkat
Kode ICD-10 untuk stroke adalah kode menurut jenis strokenya: I60 untuk perdarahan subaraknoid, I61 untuk perdarahan intraserebral, I62 untuk perdarahan intrakranial nontraumatik lain, dan I63 untuk infark serebral.
I64 hanya dipakai bila jenis strokenya memang tidak bisa ditetapkan; diagnosis yang hanya bertuliskan stroke atau CVA tergolong tidak spesifik.
Kelainan saraf yang tersisa dari stroke lama dikode sebagai kode utama, dengan I69 sebagai kode tambahan.
Di Code Systems iDRG, turunan G46 — penanda pembuluh otak yang terkena — hanya bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama.
Juga dicari sebagai: cva (I64), snh (I63), sns (I63), sh (I61), ich (I61), hematoma intraserebral (I61), sah (I60), perdarahan subaraknoid (I60). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Kode ICD-10 mana untuk stroke perdarahan dan stroke infark?
Stroke dikode menurut jenisnya. Kategori I60–I63 hanya induk; yang diisikan kode empat karakternya, dipilih menurut letak perdarahan atau penyebab infarknya.
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
I60Subarachnoid haemorrhage | Kategori | Kategori |
I61Intracerebral haemorrhage | Kategori | Kategori |
I62Other nontraumatic intracranial haemorrhage | Kategori | Kategori |
I63Cerebral infarction | Kategori | Kategori |
I64Stroke, not specified as haemorrhage or infarctionStroke, tidak disebut perdarahan atau infark (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
I64hanya dipakai bila jenis strokenya memang tidak bisa ditetapkan. Sedapat mungkin dipilih kode menurut jenisnya:I60untuk perdarahan subaraknoid,I61untuk perdarahan intraserebral,I62untuk perdarahan intrakranial nontraumatik lain, danI63untuk infark serebral.ICS v1 · 3.1.17 Cerebrovascular Accident(CVA) (I60-I64) · bagian dimulai hlm. 77
Perdarahan otak akibat trauma dari luar tidak dikode sebagai stroke, melainkan di
S06.ICS v1 · 3.1.17 Cerebrovascular Accident(CVA) (I60-I64) · bagian dimulai hlm. 77
Infark serebral dirinci di dalam
I63menurut penyebabnya (emboli atau trombosis) dan letak pembuluhnya (arteri serebral atau prekerebral).ICS v1 · 3.1.17 Cerebrovascular Accident(CVA) (I60-I64) · bagian dimulai hlm. 77
Rule MB4: bila diagnosis utama tertulis umum, misalnya CVA, sedangkan diagnosis lain di resume medis menyebut perdarahan otak, diagnosis yang lebih rinci dipilih sebagai diagnosis utama dan istilah umumnya tidak ikut dikode — contohnya
I61.9.ICS v1 · 2.2.4 RuleMB4 · bagian dimulai hlm. 36
Kapan kode G46 ditambahkan pada stroke?
Kode di kategori G46 menunjukkan pembuluh atau daerah otak yang terkena stroke. Di Code Systems iDRG kode-kode itu asterisk (*), jadi selalu menjadi diagnosis tambahan.
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
G46Vascular syndromes of brain in cerebrovascular diseases | Kategori | Kategori |
G46.0Middle cerebral artery syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.1Anterior cerebral artery syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.2Posterior cerebral artery syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.3Brain stem stroke syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.4Cerebellar stroke syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.5Pure motor lacunar syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.6Pure sensory lacunar syndrome | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.7Other lacunar syndromes | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
G46.8Other vascular syndromes of brain in cerebrovascular disease | Ya, asterisk (*); bukan diagnosis utama | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Kode grup
G46wajib ditambahkan sebagai diagnosis tambahan untuk menunjukkan pembuluh yang terkena.ICS v1 · 3.1.17 Cerebrovascular Accident(CVA) (I60-I64) · bagian dimulai hlm. 77
Bagaimana mengode stroke dengan hemiplegia?
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Bila strokenya masih ditangani, stroke menjadi diagnosis utama dan kelumpuhannya (
G81–G83) menjadi diagnosis sekunder; contohnya stroke dengan hemiplegia dikodeI64denganG81.9.ICS v1 · 3.1.15 Sindrom Paralitik (G81–G83) · bagian dimulai hlm. 74
Bila strokenya sudah lewat dan perawatan ditujukan pada kelumpuhan yang tersisa,
G81–G83boleh menjadi diagnosis utama denganI69sebagai sekunder, setelah dikonfirmasi ke dokter; contohnya kelumpuhan kaki kiri tiga tahun sesudah infark serebral yang menjalani fisioterapi dikodeG83.1denganI69.3.ICS v1 · 3.1.15 Sindrom Paralitik (G81–G83) · bagian dimulai hlm. 74
Bagaimana mengode sekuele stroke (I69)?
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
I69Sequelae of cerebrovascular disease | Kategori | Kategori |
I69.0Sequelae of subarachnoid haemorrhage | Ya | Ya |
I69.1Sequelae of intracerebral haemorrhage | Ya | Ya |
I69.2Sequelae of other nontraumatic intracranial haemorrhage | Ya | Ya |
I69.3Sequelae of cerebral infarctionSekuele infark serebral (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
I69.4Sequelae of stroke, not specified as haemorrhage or infarction | Ya | Ya |
I69.8Sequelae of other and unspecified cerebrovascular diseases | Ya | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Pada stroke lama yang masih menyisakan kelainan saraf, kelainan sisanya menjadi kode utama dan kode grup
I69ditambahkan.I69tidak dipakai sebagai kode utama bila kondisi sisanya sudah tercatat spesifik.ICS v1 · 3.1.19 Sequelae of Cerebrovascular Diseases(I69.-) · bagian dimulai hlm. 78
Bila dokter menyatakan pasien pulih tanpa kelainan sisa, yang dipakai
Z86.7.ICS v1 · 3.1.19 Sequelae of Cerebrovascular Diseases(I69.-) · bagian dimulai hlm. 78
Contoh kode sekuele sebagai sekunder: disfasia akibat infark otak lama dikode
R47.0denganI69.3.ICS v1 · 2.2.6.4 Pengodean sekuele kondisi tertentu. · bagian dimulai hlm. 44
Apakah status kode stroke berbeda di iDRG dan INA-CBG?
Ya, untuk 9 kode di tabel halaman ini:
G46.0di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.1di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.2di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.3di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.4di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.5di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.6di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.7di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.G46.8di Code Systems iDRG bisa diklaim sebagai kode asterisk (*) yang tidak boleh menjadi diagnosis utama; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.
Apakah I63.50 bisa dipakai untuk klaim di Indonesia?
I63.50 tidak ada di Code Systems iDRG maupun Code Systems INA-CBG. Di kedua Code System, kategori I63 berhenti di karakter keempat, jadi kode infark serebral lima karakter tidak termasuk keduanya.
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Topik kode apa lagi yang tersedia?
- Kode ICD-10 Diabetes Melitus (DM): E10–E14
- Kode ICD-10 Vertigo: R42, H81, dan H82
- Kode ICD-10 Gastroenteritis Akut (GEA) dan Diare
- Kode ICD-10 ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
- Kode ICD-10 Hipertensi (HT): I10–I15
- Kode ICD-10 Penyakit Ginjal Kronis (CKD): N18
- Kode ICD-10 Tuberkulosis Paru (TB Paru): A15–A16
- Kode ICD-10 Pneumonia: J12–J18
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- Kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi
Disusun tim KoderMedis dengan bantuan alat AI dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS; setiap kode dan statusnya dicocokkan ke Code System, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.