Kode ICD-10 Penyakit Ginjal Kronis (CKD): N18
Ringkasan singkat
Kode ICD-10 untuk penyakit ginjal kronis (CKD, gagal ginjal kronik atau GGK) adalah kode di kategori N18 menurut stadium yang ditulis dokter: N18.1 sampai N18.5 untuk stadium 1 sampai 5, dan N18.9 bila stadiumnya tidak disebutkan.
Code Systems iDRG menambahkan N18.6 untuk penyakit ginjal tahap akhir sebagai kode Indonesian Modification; kode itu tidak terdapat di Code Systems INA-CBG.
Stadium mengikuti catatan dokter, bukan ditafsirkan sendiri dari nilai GFR.
CKD yang disebabkan hipertensi diberi juga kode I12; tanpa hubungan sebab-akibat yang tercatat, keduanya dikode terpisah.
Juga dicari sebagai: ckd (N18), ggk (N18), gagal ginjal kronik (N18). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Kode ICD-10 mana untuk CKD stadium 1 sampai 5?
N18 hanya kategori di kedua Code System; yang diisikan kode empat karakternya menurut stadium.
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
N18Chronic kidney disease | Kategori | Kategori |
N18.1Chronic kidney disease, stage 1 | Ya | Ya |
N18.2Chronic kidney disease, stage 2 | Ya | Ya |
N18.3Chronic kidney disease, stage 3 | Ya | Ya |
N18.4Chronic kidney disease, stage 4 | Ya | Ya |
N18.5Chronic kidney disease, stage 5Penyakit ginjal kronik stadium 5 (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
N18.6End stage renal disease (IM) | Ya | Tidak ada |
N18.9Chronic renal failure, unspecifiedGagal ginjal kronik (PGK), tahap tidak disebutkan (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Stadium CKD mengikuti catatan dokter, bukan ditafsirkan sendiri dari nilai GFR atau dari ungkapan seperti penurunan GFR ringan. Bila stadium berubah dalam satu episode, yang dikode stadium tertinggi.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 21 · bagian dimulai hlm. 229
Penyebab dasar CKD ikut dikode bila terdokumentasi.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 21 · bagian dimulai hlm. 229
Contoh penyebab dasar dengan pasangan dagger-asterisk: nefritis lupus dikode
M32.1(†) denganN08.5(*).ICS v1 · 3.11.5 Chronic Kidney Disease (N18.-) · bagian dimulai hlm. 233
Bagaimana mengode CKD dengan hipertensi?
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
CKD yang disebabkan hipertensi diberi juga
I12(atauI13bila hipertensinya juga mengenai jantung), dan diagnosis utama ditentukan oleh fokus perawatan. CKD yang bukan akibat hipertensi pada pasien hipertensi tidak memakaiI12; hipertensinya dikode terpisah.ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 21 · bagian dimulai hlm. 229
I12hanya dipakai bila dokter menyatakan dengan tegas bahwa penyakit ginjalnya disebabkan hipertensi. Contohnya: hipertensi dengan CKD stadium 1 dikodeN18.1denganI12.9; stadium 4 dikodeN18.4denganI12.0.ICS v1 · 3.5.3 Hypertensive Heart and Renal Disease(I11-I13) · bagian dimulai hlm. 125
Tanpa bukti di rekam medis bahwa penyakit ginjalnya disebabkan hipertensi, kedua kondisi dikode terpisah.
ICS v1 · 3.5.2.1 Primary Hypertension · bagian dimulai hlm. 123
Bagaimana mengode gagal ginjal akut pada CKD?
Kode yang dipakai contoh ICS di bawah, N17.9, di Code Systems iDRG hanya kategori — turunannya yang bisa diklaim kode IM: N17.91, N17.92, N17.93, dan 2 lainnya; di Code Systems INA-CBG bisa diklaim.
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Gagal ginjal akut pada CKD: kondisi akutnya,
N17.9, menjadi diagnosis utama dan CKD-nya diagnosis sekunder.ICS v1 · 2.2.6.5 Pengodean kondisi-kondisi akut dan kronis. · bagian dimulai hlm. 45
Dengan hipertensi: CKD stadium 4 dengan gagal ginjal akut dikode
N17.9sebagai diagnosis utama, denganN18.4danI12.0sebagai diagnosis sekunder.ICS v1 · 3.5.3 Hypertensive Heart and Renal Disease(I11-I13) · bagian dimulai hlm. 125
Kode tindakan apa untuk hemodialisis dan CAPD pada CKD?
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Hemodialisis pertama dikode
38.95dengan39.95, hemodialisis berikutnya39.95; dialisis peritoneal pertama54.93dengan54.98, berikutnya54.98.ICS v1 · 3.11.5 Chronic Kidney Disease (N18.-) · bagian dimulai hlm. 233
Akses hemodialisis: kateter double lumen
38.95, akses Cimino39.27. CAPD: pemasangan pada rawat inap54.94; pelatihan pemakaian alat pada rawat jalan sebelum alat dipasang permanen54.98. Kontrol dan pengambilan cairan CAPD sesudahnya tidak diberi54.98.ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 21 · bagian dimulai hlm. 229
Bila kondisi akut dan kronis berada di organ berbeda, diagnosis utama adalah kondisi yang menyerap sumber daya terbanyak; contohnya gastritis akut pada pasien CKD stadium 5 yang menjalani hemodialisis dikode
N18.5sebagai utama danK29.1sebagai sekunder.ICS v1 · 2.2.6.5 Pengodean kondisi-kondisi akut dan kronis. · bagian dimulai hlm. 45
Apakah status kode CKD berbeda di iDRG dan INA-CBG?
Ya, untuk 2 kode di tabel halaman ini:
N18di Code Systems iDRG hanya kategori — turunannya yang bisa diklaim:N18.1,N18.2,N18.3, dan 4 lainnya; di Code Systems INA-CBG hanya kategori — turunannya yang bisa diklaim:N18.1,N18.2,N18.3, dan 3 lainnya.N18.6di Code Systems iDRG bisa diklaim; di Code Systems INA-CBG tidak terdapat.
Apakah N18.30 bisa dipakai untuk klaim di Indonesia?
N18.30 tidak ada di Code Systems iDRG maupun Code Systems INA-CBG. Di kedua Code System, stadium 3 hanya punya satu kode, N18.3, tanpa pembagian lima karakter.
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Topik kode apa lagi yang tersedia?
- Kode ICD-10 Diabetes Melitus (DM): E10–E14
- Kode ICD-10 Vertigo: R42, H81, dan H82
- Kode ICD-10 Gastroenteritis Akut (GEA) dan Diare
- Kode ICD-10 ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
- Kode ICD-10 Hipertensi (HT): I10–I15
- Kode ICD-10 Stroke (CVA): I60–I64 dan I69
- Kode ICD-10 Tuberkulosis Paru (TB Paru): A15–A16
- Kode ICD-10 Pneumonia: J12–J18
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- Kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi
Disusun tim KoderMedis dengan bantuan alat AI dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS; setiap kode dan statusnya dicocokkan ke Code System, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.