Kode ICD-10 Diabetes Melitus (DM): E10–E14
Ringkasan singkat
Kode ICD-10 untuk diabetes melitus (DM) adalah kategori E10–E14, dipilih menurut jenis diabetes yang ditulis dokter: E10 tipe 1, E11 tipe 2, E12 terkait malnutrisi, E13 jenis lain yang dirinci — misalnya diinduksi steroid atau diabetes pankreatik — dan E14 bila jenisnya tidak dirinci.
Kategori-kategori itu tidak diisikan langsung: E11, misalnya, hanya kategori di Code Systems iDRG maupun INA-CBG — turunannya yang bisa diklaim: E11.0, E11.1, E11.2, dan 7 lainnya.
Karakter keempat menyatakan komplikasinya, dari .0 (koma) sampai .9 (tanpa komplikasi), dengan .7 untuk beberapa komplikasi yang dicatat bersama.
Tipe diabetes dikonfirmasikan kepada dokter, tidak disimpulkan dari pemberian insulin; DM tipe 2 tanpa keterangan lain dikode E11.9.
Kode lima karakter seperti E11.65 tidak ada di Code Systems iDRG maupun INA-CBG.
Juga dicari sebagai: dm (E10–E14), dm1 (E10), dm2 (E11), kencing manis (E10–E14), sakit gula (E10–E14), penyakit gula (E10–E14), kad (E14.1), hhs (E14.0). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Kode ICD-10 mana untuk DM tipe 1, tipe 2, dan jenis lain?
Kategorinya dipilih menurut jenis diabetes yang ditulis dokter, dan kelimanya hanya induk — kode yang diisikan selalu kode empat karakternya.
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
E10Insulin-dependent diabetes mellitus | Kategori | Kategori |
E11Non-insulin-dependent diabetes mellitus | Kategori | Kategori |
E12Malnutrition-related diabetes mellitus | Kategori | Kategori |
E13Other specified diabetes mellitus | Kategori | Kategori |
E14Unspecified diabetes mellitus | Kategori | Kategori |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Tipe 1 dikode
E10, tipe 2E11, dan diabetes yang jenisnya tidak dirinciE14.ICS v1 · 3.10.4 Diabetes Mellitus (E10-E14) · bagian dimulai hlm. 216
Diabetes terkait malnutrisi dikode
E12dengan karakter keempat sesuai komplikasinya, tanpa kodeE46terpisah.ICS v1 · 3.10.4 Diabetes Mellitus (E10-E14) · bagian dimulai hlm. 216
Diabetes yang diinduksi steroid dikode
E13ditambahY42.0; diabetes pankreatikE13ditambah kode penyakit pankreasnya, misalnyaK86.0atauK86.1; diabetes akibat kelainan endokrin lainE13ditambah kode gangguannya, misalnyaE22.0atauE24.8.ICS v1 · 3.10.4 Diabetes Mellitus (E10-E14) · bagian dimulai hlm. 216
Insulin yang tercatat diberikan di catatan perawatan bukan bukti diabetes tipe 1. Tipe diabetes dikonfirmasikan kepada dokter, lalu rekam medis dan resume medis dilengkapi.
ICS v1 · 2.5.2 Penentuan Kode Berdasarkan Dokumentasi · bagian dimulai hlm. 61
Apa arti karakter keempat (.0–.9) kode DM?
Karakter keempat menyatakan komplikasi diabetesnya. Pola .0 sampai .9 yang sama ada di kelima kategori; tabel di bawah memakai E11 (tipe 2) sebagai contoh.
| Kode dan judul resmi | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
E11.0Non-insulin-dependent diabetes mellitus with comaDiabetes melitus tipe 2 dengan koma (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.1Non-insulin-dependent diabetes mellitus with ketoacidosisDiabetes melitus tipe 2 dengan ketoasidosis (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.2Non-insulin-dependent diabetes mellitus with renal complicationsDiabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi ginjal (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.3Non-insulin-dependent diabetes mellitus with ophthalmic complicationsDiabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi mata (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.4Non-insulin-dependent diabetes mellitus with neurological complicationsDiabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi neurologis (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.5Non-insulin-dependent diabetes mellitus with peripheral circulatory complicationsDiabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi sirkulasi perifer (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.6Non-insulin-dependent diabetes mellitus with other specified complicationsDiabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi spesifik lain (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.7Non-insulin-dependent diabetes mellitus with multiple complicationsDiabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi multipel (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
E11.8Non-insulin-dependent diabetes mellitus with unspecified complications | Ya | Ya |
E11.9Non-insulin-dependent diabetes mellitus without complicationsDiabetes melitus tipe 2 tanpa komplikasi (istilah KoderMedis) | Ya | Ya |
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Karakter .6 dipakai untuk komplikasi spesifik lain di luar .0–.5, .8 untuk komplikasi yang tidak diterangkan atau tidak dirinci jenisnya, dan .9 untuk diabetes tanpa komplikasi — DM tipe 2 tanpa keterangan lain dikode
E11.9.ICS v1 · 2.2.6.9 Pengodean diabetes mellitus (E10-E14). · bagian dimulai hlm. 50
Koma hiperosmolar nonketotik dan koma hipoglikemia pada diabetes memakai .0, ketoasidosis diabetik .1, nefropati diabetik .2 ditambah
N08.3, katarak diabetik .3 ditambahH28.0, neuropati diabetik .4 diikuti antara lainG63.2untuk polineuropati, gangguan pembuluh darah tepi, ulkus, atau gangren diabetik .5, dan artropati diabetik .6 ditambahM14.2.ICS v1 · 3.10.4.2 Pemberian Kode untuk Komplikasi Diabetes: · bagian dimulai hlm. 218
Karakter .7 hanya dipakai sebagai kondisi utama bila beberapa komplikasi diabetes dicatat bersama tanpa salah satu diutamakan; kode tiap komplikasinya boleh ditambahkan.
ICS v1 · 3.10.4 Diabetes Mellitus (E10-E14) · bagian dimulai hlm. 216
Di iDRG, sesudah kode berkarakter keempat .7 (misalnya
E11.7), komplikasi utama yang menjadi alasan rawat dimasukkan sebagai diagnosis sekunder.ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 20 · bagian dimulai hlm. 214
Kaidah ICS apa lagi yang menentukan kode DM?
Di luar jenis dan karakter keempat, kaidah berikut menentukan kode diabetes dan urutan diagnosisnya.
Kaidah ICS (ringkasan KoderMedis):
Koma hipoglikemik akibat obat antidiabetik dikode .0 ditambah
Y42.3. Hipoglikemia karena obat yang tidak disertai koma dikodeE16.0sebagai diagnosis utama, kode diabetes sebagai tambahan, ditambahY42.3.ICS v1 · 3.10.4.2 Pemberian Kode untuk Komplikasi Diabetes: · bagian dimulai hlm. 218
Gangguan pembuluh darah tepi, ulkus kulit, atau gangren diabetik dikode .5 tanpa mengode kondisi itu lagi sebagai diagnosis sekunder; penyakit vaskular perifer akibat diabetes dikode .5 ditambah
I79.2.ICS v1 · 3.10.4.2 Pemberian Kode untuk Komplikasi Diabetes: · bagian dimulai hlm. 218
Selulitis atau abses (
L03.0,L03.1, atauL02.4) dikode sebagai diagnosis utama atau tambahan sesuai diagnosis dokter; infeksi kaki tanpa penyakit vaskular perifer maupun neuropati memakai kode selulitis sebagai diagnosis utama dan diabetes subkategori .9 sebagai tambahan.ICS v1 · 3.10.4.3 Penyakit Lain pada Pasien Diabetes · bagian dimulai hlm. 220
Diabetes sebagai komorbiditas harus ditulis jelas oleh dokter di rekam medis; koder tidak menambahkannya sepihak hanya berdasar hasil laboratorium.
ICS v1 · 2.1.2.1 Diagnosis Komorbid (Pre-Admission Comorbidity) · bagian dimulai hlm. 28
iDRG memiliki dua grup diabetes tersendiri, Diabetes without Complicated PDx dan Diabetes with Complicated PDx, sehingga mutu dokumentasi klinis dan ketepatan kode diagnosis menentukan hasil pengelompokan grouper.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 20 · bagian dimulai hlm. 214
Apa catatan Perhatian Khusus pengodean iDRG untuk DM?
Materi pelatihan Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG dari Kementerian Kesehatan memuat catatan berikut tentang DM. Catatannya ditulis ulang dengan kalimat KoderMedis, dan nomor salindianya disebut di bawah tiap butir.
Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG (ringkasan KoderMedis):
DM tipe 2 dengan komplikasi multipel dikode
E11.7sebagai diagnosis utama. Komplikasinya menjadi diagnosis sekunder, diurutkan menurut penanganannya dan sumber daya yang paling banyak dipakai; contoh di materi itu, pasien dengan luka kaki yang didebridemen dan polineuropati:E11.5, sertaE11.4denganG63.2.Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG · MDC 20 · salindia 61
Grup iDRG mengikuti diagnosis utamanya: DM dengan karakter keempat .0, .1, .6, .7, atau .8 biasanya masuk grup Diabetes with Complicated PDx, sedangkan karakter keempat .9 masuk grup Diabetes without Complicated PDx.
Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG · MDC 20 · salindia 63
Ulkus dekubitus yang disebabkan DM tipe 2 dikode
E11.5; ulkus dekubitus yang bukan akibat diabetes dikode tersendiri denganL89.Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG · MDC 19 · salindia 58
Kode konseling (
Z71) tidak dipakai bila konselingnya bagian terapi baku, misalnya konseling nutrisi pada diabetes; yang dikode penyakitnya. Kode konseling menjadi diagnosis utama hanya bila konseling itu alasan utama kunjungan.Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG · salindia 119
Bagaimana mengode DM tipe 2 dengan penyakit jantung iskemik?
Dokumen Kementerian Kesehatan dan Berita Acara kesepakatan klaim memberi bunyi yang berbeda untuk keadaan ini. Halaman ini memuat keempatnya berdampingan tanpa memilih salah satunya. Hubungan kedua penyakit itu ditetapkan dokter, bukan disimpulkan koder.
Bunyi tiap dokumen (ringkasan KoderMedis):
Bila penyakit jantung iskemik merupakan komplikasi DM, dikode
E11.6dan penyakit jantung iskemiknya (I20–I25) tidak dikode. Bila keduanya tidak berhubungan, dikode penyakit jantung iskemiknya (I20–I25) danE11.9.BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2023 (asli + Edisi 2) · kasus 1 dan kasus 1 Edisi 2
Sama dengan Berita Acara itu:
E11.6bila penyakit jantung iskemik sudah pasti disebabkan DM, tanpa kodeI20–I25; bila keduanya tidak berhubungan, dikode terpisah denganE11.9.Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG · MDC 20 · salindia 61
E11.6bila penyakit jantung iskemik secara pasti disebabkan DM; kondisi jantungnya dirinci dengan menambahkanI20–I25di posisi diagnosis sekunder. Bila keduanya tidak berhubungan, urutan diagnosis mengikuti prinsip morbiditas; bila dokter menetapkan DM sebagai diagnosis utama, kodenyaE11.9, denganI20–I25di posisi diagnosis sekunder.ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 20 · bagian dimulai hlm. 214
Penyakit jantung koroner pada penyandang diabetes tidak dianggap komplikasi diabetes, karena bisa timbul dari faktor risiko lain:
I20atauI25menjadi diagnosis utama, diabetesnya — berkomplikasi maupun tidak — menjadi diagnosis tambahan, dan subkategori .6 tidak dipakai.ICS v1 · 3.10.4.3 Penyakit Lain pada Pasien Diabetes · bagian dimulai hlm. 220
Apakah status kode DM berbeda di iDRG dan INA-CBG?
Tidak. Seluruh kode di tabel halaman ini berstatus sama di Code Systems iDRG dan INA-CBG: yang di satu sistem hanya kategori juga hanya kategori di sistem lainnya, dan yang bisa diklaim di satu sistem juga bisa diklaim di sistem lainnya.
Apakah E11.65 bisa dipakai untuk klaim di Indonesia?
E11.65 tidak ada di Code Systems iDRG maupun Code Systems INA-CBG. Di kedua Code System, kode diabetes berhenti di karakter keempat — E11.0 sampai E11.9 untuk tipe 2 — jadi kode diabetes lima karakter tidak termasuk keduanya.
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Artikel apa yang membahas kode diabetes melitus?
Topik kode apa lagi yang tersedia?
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- Perhatian Khusus dalam Pengodean iDRG, Kementerian Kesehatan (materi pelatihan) — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2023 (asli + Edisi 2) — ringkasan tulisan KoderMedis
- Kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi
Disusun tim KoderMedis dengan bantuan alat AI dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS; setiap kode dan statusnya dicocokkan ke Code System, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.