Kode ICD-10 Kejang demam: R56.0
“Kejang demam” adalah istilah KoderMedis, bukan terjemahan resmi. Judul resmi: Febrile convulsions.
Juga dicari sebagai: kd (singkatan), kdk (singkatan), kdp (singkatan), kejang demam (istilah awam). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Apakah R56.0 bisa diklaim di iDRG dan INA-CBG?
R56.0 bisa diklaim di Code Systems iDRG (ICD-10-IM), boleh menjadi diagnosis utama; bisa diklaim di Code Systems INA-CBG (ICD-10).
| Aspek | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
| Sistem kode | ICD-10-IM | ICD-10 |
| Bisa diklaim | Ya | Ya |
| Diagnosis utama | Boleh | Tidak dinyatakan di Code System ini |
| Asterisk | Tidak | Tidak |
| Kode IM | Tidak | Tidak |
| Sumber | Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026 | Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025 |
Induk kategorinya R56 Convulsions, not elsewhere classified — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategori.
Apa kaidah koding ICS tentang R56.0?
Ringkasan KoderMedis atas Indonesian Coding Standard (ICS) v1 yang menyebut R56.0:
Rule ini tidak berlaku bila gejala tersebut tidak mewakili diagnosis sekundernya, misalnya kejang demam dengan anemia tetap dikode R56.0 sebagai diagnosis utama dan anemia sebagai sekunder.
ICS v1 · 2.2.3 RuleMB3 · bagian dimulai hlm. 35
Kejang yang dipicu (reactive seizures), misalnya oleh demam, alkohol, atau obat, dikode G40.5, dan kode penyebabnya ditambahkan bila diketahui: kejang demam R56.0, alkohol T51.0, dan obat sesuai jenisnya (contoh yang diberikan: T42.3 untuk benzodiazepin).
ICS v1 · 3.1.8 Epilepsy, Seizures, and Convulsion(G40-G41, R56.8) · bagian dimulai hlm. 70
Berita Acara mana yang membahas R56.0?
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Koding · kasus no. 143
Kode yang disebut kasus ini:
F44.5,G40,G41,P90,R56,R56.0Kesepakatan: “Kode Kejang Demam (R56.0) digunakan sebagai diagnosis utama jika bukan gejala yang mewakili diagnosis sekunder dan memenuhi kriteria diagnosis utama.”
Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2018
Aspek Koding · kasus no. 142
Kode yang disebut kasus ini:
F44.5,G40,G41,P90,R56,R56.0Kesepakatan: “Kode Kejang Demam (R56.0) digunakan sebagai diagnosis utama jika bukan gejala yang mewakili diagnosis sekunder dan memenuhi kriteria diagnosis utama.”
Nomor: JP.02.03/3/2411/2018 & 620/BA/1118, 29 November 2018
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Medis · kasus no. 60
Kode yang disebut kasus ini:
F44.5,G40,G41,P90,R56,R56.0,R56.8Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
Ada 1 kasus Berita Acara lain yang menyebut R56.0. Bunyi kesepakatan dikutip di sini hanya bila kesepakatan kasusnya satu kalimat utuh. Mencari preseden lain dari keempat Berita Acara menurut kode ada di paket Pro dan Praktisi.
Kode apa yang terkait dengan R56.0?
Kode yang disebut bersama R56.0 di ringkasan ICS dan Berita Acara di atas:
G40.5Special epileptic syndromes — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGT51.0Toxic effect, ethanol — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGT42.3Poisoning, barbiturates — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGF44.5Dissociative convulsions — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGG40Epilepsy — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategoriG41Status epilepticus — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategoriP90Convulsions of newborn — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGR56.8Other and unspecified convulsions — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBG
Apakah R56.0 di sini sama dengan ICD-10-CM?
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020 (JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720), 14 Juli 2020
- BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2018 (JP.02.03/3/2411/2018 & 620/BA/1118), 29 November 2018
Disusun otomatis dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS di basis data KoderMedis; teks penjelasnya disusun dengan bantuan alat AI dan dicocokkan ke sumbernya, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.