Kode ICD-10 Angina pektoris, tidak spesifik: I20.9
“Angina pektoris, tidak spesifik” adalah istilah KoderMedis, bukan terjemahan resmi. Judul resmi: Angina pectoris, unspecified.
Juga dicari sebagai: ap (singkatan), angina pektoris (istilah awam). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Apakah I20.9 bisa diklaim di iDRG dan INA-CBG?
I20.9 bisa diklaim di Code Systems iDRG (ICD-10-IM), boleh menjadi diagnosis utama; bisa diklaim di Code Systems INA-CBG (ICD-10).
| Aspek | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
| Sistem kode | ICD-10-IM | ICD-10 |
| Bisa diklaim | Ya | Ya |
| Diagnosis utama | Boleh | Tidak dinyatakan di Code System ini |
| Asterisk | Tidak | Tidak |
| Kode IM | Tidak | Tidak |
| Sumber | Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026 | Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025 |
Induk kategorinya I20 Angina pectoris — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategori.
Apa kaidah koding ICS tentang I20.9?
Ringkasan KoderMedis atas Indonesian Coding Standard (ICS) v1 yang menyebut I20.9:
DM tipe 2 dengan penyakit jantung iskemik: E11.6 bila penyakit jantung iskemik dipastikan disebabkan DM, ditambah I20–I25 di posisi diagnosis sekunder guna merinci kondisi jantungnya. Bila keduanya tidak berhubungan, ikuti prinsip morbiditas; jika dokter memilih DM sebagai diagnosis utama sedangkan penyakit jantung iskemik menjadi diagnosis sekunder, kodenya E11.9 dan I20–I25.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 20 · bagian dimulai hlm. 214 · disebut sebagai I20–I25
Penyakit jantung koroner dan stroke tidak dianggap komplikasi diabetes karena dapat timbul dari faktor risiko lain: kode PJK (I20.- atau I25.-) atau kode stroke menjadi diagnosis utama, kode diabetes menjadi diagnosis tambahan, baik berkomplikasi maupun tidak; subkategori .6 tidak boleh dipakai untuk keduanya.
ICS v1 · 3.10.4.3 Penyakit Lain pada Pasien Diabetes · bagian dimulai hlm. 220 · disebut sebagai I20.-
Kode apa yang terkait dengan I20.9?
Kode yang disebut bersama I20.9 di ringkasan ICS dan Berita Acara di atas:
E11.6Non-insulin-dependent diabetes mellitus with other specified complications — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGE11.9Non-insulin-dependent diabetes mellitus without complications — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGI25Chronic ischaemic heart disease — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategori
Apakah I20.9 di sini sama dengan ICD-10-CM?
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
Disusun otomatis dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS di basis data KoderMedis; teks penjelasnya disusun dengan bantuan alat AI dan dicocokkan ke sumbernya, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.