Kode ICD-10 Hipertensi esensial (primer): I10
“Hipertensi esensial (primer)” adalah istilah KoderMedis, bukan terjemahan resmi. Judul resmi: Essential (primary) hypertension.
Juga dicari sebagai: ht (singkatan), htn (singkatan). Dari kamus padanan istilah KoderMedis — disusun tim, bukan dokumen resmi.
Apakah I10 bisa diklaim di iDRG dan INA-CBG?
I10 bisa diklaim di Code Systems iDRG (ICD-10-IM), boleh menjadi diagnosis utama; bisa diklaim di Code Systems INA-CBG (ICD-10).
| Aspek | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
| Sistem kode | ICD-10-IM | ICD-10 |
| Bisa diklaim | Ya | Ya |
| Diagnosis utama | Boleh | Tidak dinyatakan di Code System ini |
| Asterisk | Tidak | Tidak |
| Kode IM | Tidak | Tidak |
| Sumber | Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026 | Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025 |
Apa kaidah koding ICS tentang I10?
Ringkasan KoderMedis atas Indonesian Coding Standard (ICS) v1 yang menyebut I10:
Contohnya: gagal ginjal dengan penyakit ginjal hipertensi menjadi I12.0; obstruksi usus dengan hernia inguinalis kiri menjadi K40.3; glaukoma akibat peradangan mata menjadi H40.4; katarak pada diabetes tergantung insulin dikode E10.3† sebagai diagnosis utama dengan H28.0* dan hipertensi I10 sebagai sekunder.
ICS v1 · 2.2.6.3 Pengodean kategori kombinasi · bagian dimulai hlm. 42
Contoh STEMI anterior dengan PCI emergensi: I21.0, 00.66, 36.07, 00.40, 00.45, 00.49, dan 99.10. Contoh PAD dengan hipertensi dan DM yang menjalani PTA arteri femoralis: I77.9, I10, E11.9, 39.50, 00.55, 39.90, 00.40, 00.44, 00.45, 00.49, dan 99.10.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 15 · bagian dimulai hlm. 119
Hipertensi esensial atau primer (penyebabnya tidak diketahui) dikodekan I10.
ICS v1 · 3.5.2.1 Primary Hypertension · bagian dimulai hlm. 123
Menurut catatan includes pada I12 (hypertensive renal disease) di Volume I, kategori itu hanya menampung kondisi N00–N07, N18.-, N19, atau N26 yang disebabkan hipertensi. Karena itu hipertensi dengan gagal ginjal akut (N17.9) tidak digabung menjadi I12, melainkan dikodekan masing-masing: I10 dan N17.9.
ICS v1 · 3.5.2.1 Primary Hypertension · bagian dimulai hlm. 123
dan 4 catatan ICS lain yang menyebut I10.
Apa kesepakatan Berita Acara tentang I10?
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Koding · kasus no. 59
Kasus: Hipertensi (I10)
Kesepakatan: “Perhatikan kode kombinasi pada kasus-kasus yang disebabkan oleh hipertensi. contoh: Hypertensive heart disease with (congestive) heart failure (I11.0).”
Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Koding · kasus no. 60
Kasus: Penggunaan kode kombinasi untuk Essential (primary) hypertension (I10) dengan Acute renal failure, unspecified menjadi Hypertensive renal disease with renal failure
Kesepakatan: “Diperlukan rekomendasi dari organisasi profesi mengenai matriks penegakan diagnosis antara acute dan chronic renal failure.”
Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Koding · kasus no. 76
Kasus: Kode I20-I25 dengan I10-I15
Kesepakatan: “Berdasarkan Permenkes No.76 Tahun 2016 Bab. III Kaidah Koding INA-CBG poin (a) Jika dalam ICD 10 terdapat catatan "Use additional code, if desired, to identify spesified condition" maka kode tersebut dapat digunakan sesuai dengan kondisi pasien.”
Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
Ada 9 kasus Berita Acara lain yang menyebut I10. Mencari preseden lain dari keempat Berita Acara menurut kode ada di paket Pro dan Praktisi.
Kode apa yang terkait dengan I10?
Kode yang disebut bersama I10 di ringkasan ICS dan Berita Acara di atas:
I11.0Hypertensive heart disease with (congestive) heart failure — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGI12.0Hypertensive renal disease with renal failure — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGK40.3Unilateral or unspecified inguinal hernia, with obstruction, without gangrene — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGH40.4Glaucoma secondary to eye inflammation — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGE10.3Insulin-dependent diabetes mellitus with ophthalmic complications — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGH28.0Diabetic cataract (E10-E14 with common fourth character 3) — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBG; bukan diagnosis utama di iDRGI21.0Acute transmural myocardial infarction of anterior wall — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGI77.9Disorder of arteries and arterioles, unspecified — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBG
Apakah I10 di sini sama dengan ICD-10-CM?
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020 (JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720), 14 Juli 2020
Disusun otomatis dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS di basis data KoderMedis, ditinjau tim sebelum terbit.
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.