Kode ICD-10 Diabetes melitus, tipe tidak disebutkan, tanpa komplikasi: E14.9
“Diabetes melitus, tipe tidak disebutkan, tanpa komplikasi” adalah istilah KoderMedis, bukan terjemahan resmi. Judul resmi: Unspecified diabetes mellitus without complications.
Apakah E14.9 bisa diklaim di iDRG dan INA-CBG?
E14.9 bisa diklaim di Code Systems iDRG (ICD-10-IM), boleh menjadi diagnosis utama; bisa diklaim di Code Systems INA-CBG (ICD-10).
| Aspek | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
| Sistem kode | ICD-10-IM | ICD-10 |
| Bisa diklaim | Ya | Ya |
| Diagnosis utama | Boleh | Tidak dinyatakan di Code System ini |
| Asterisk | Tidak | Tidak |
| Kode IM | Tidak | Tidak |
| Sumber | Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026 | Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025 |
Induk kategorinya E14 Unspecified diabetes mellitus — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategori.
Apa kaidah koding ICS tentang E14.9?
Ringkasan KoderMedis atas Indonesian Coding Standard (ICS) v1 yang menyebut E14.9:
Koder tidak berwenang mengubah diagnosis dokter; bila diagnosis belum spesifik, dapat dipakai kode gejala (mis. R10.4) atau kode tak spesifik (mis. E14.9).
ICS v1 · 2.1.1.1 Elemen-elemen penting diagnosis utama a. Penentuan Diagnosis Utama · bagian dimulai hlm. 24
Karakter keempat kode diabetes mellitus (E10–E14):
ICS v1 · 2.2.6.9 Pengodean diabetes mellitus (E10-E14). · bagian dimulai hlm. 50 · disebut sebagai E14
Necrobiosis lipoidica diabeticorum dikode dengan kode diabetes E10–E14 sesuai jenisnya sebagai kode utama, ditambah L92.8; dokumentasi harus memuat hubungan sebab-akibat diabetes dengan lesi kulit dan bukti penunjang, misalnya biopsi maupun tes metabolik.
ICS v1 · 3.9.35 Granulomatous Disorders (L92) · bagian dimulai hlm. 210 · disebut sebagai E14
Gangren sebagai komplikasi aterosklerosis pada diabetes: kode utama E10–E14 memakai subkode .5 untuk komplikasi sirkulasi perifer, mis. E11.5; dokter wajib mencatat kaitan diabetes dengan gangren.
ICS v1 · 3.9.39 Ulcer of Lower Limb (L97) · bagian dimulai hlm. 212 · disebut sebagai E14
dan 5 catatan ICS lain yang menyebut E14.9.
Kode apa yang terkait dengan E14.9?
Kode yang disebut bersama E14.9 di ringkasan ICS dan Berita Acara di atas:
R10.4Other and unspecified abdominal pain — di iDRG hanya kategori; bisa diklaim di INA-CBGL92.8Other granulomatous disorders of skin and subcutaneous tissue — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGE11.5Non-insulin-dependent diabetes mellitus with peripheral circulatory complications — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBG
Apakah E14.9 di sini sama dengan ICD-10-CM?
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
Disusun otomatis dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS di basis data KoderMedis; teks penjelasnya disusun dengan bantuan alat AI dan dicocokkan ke sumbernya, dan halaman ini ditinjau tim sebelum terbit. Cara kami menyusun konten
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.