Kode ICD-10 Tuberkulosis paru tanpa keterangan konfirmasi bakteriologis atau histologis: A16.2
“Tuberkulosis paru tanpa keterangan konfirmasi bakteriologis atau histologis” adalah istilah KoderMedis, bukan terjemahan resmi. Judul resmi: Tb lung without mention of bact or histological confirm.
Apakah A16.2 bisa diklaim di iDRG dan INA-CBG?
A16.2 bisa diklaim di Code Systems iDRG (ICD-10-IM), boleh menjadi diagnosis utama; bisa diklaim di Code Systems INA-CBG (ICD-10).
| Aspek | iDRG | INA-CBG |
|---|---|---|
| Sistem kode | ICD-10-IM | ICD-10 |
| Bisa diklaim | Ya | Ya |
| Diagnosis utama | Boleh | Tidak dinyatakan di Code System ini |
| Asterisk | Tidak | Tidak |
| Kode IM | Tidak | Tidak |
| Sumber | Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026 | Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025 |
Turunan A16.2 yang bisa diklaim di Code Systems iDRG
A16.20Tuberculosis of lung, with previously treated without confirmation bacteriology or histologically (IM)
Induk kategorinya A16 Respiratory tuberculosis, not confirmed bacteriologically or histologically — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategori.
Apa kaidah koding ICS tentang A16.2?
Ringkasan KoderMedis atas Indonesian Coding Standard (ICS) v1 yang menyebut A16.2:
TB paru maupun TB organ lain yang masih sensitif terhadap obat dikodekan dengan A15–A19.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 14 · bagian dimulai hlm. 108 · disebut sebagai A15–A19
Bila kuman resisten terhadap OAT (obat anti-tuberkulosis), kode primernya tetap A15–A19, lalu ditambah U88 sebagai penanda resistensi dan kode IM yang merinci jenis resistensinya.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 14 · bagian dimulai hlm. 108 · disebut sebagai A15–A19
Bila pasien dirawat karena efek samping OAT, A15–A19 tidak boleh dipakai; yang dikodekan adalah diagnosis efek sampingnya (sistemik maupun tidak ditentukan) ditambah kode Bab XX (Chapter XX) untuk penyebab luar berupa penggunaan OAT.
ICS v1 · Perhatian Khusus dalam Penginputan iDRG MDC 14 · bagian dimulai hlm. 108 · disebut sebagai A15–A19
Pneumokoniosis yang disertai tuberkulosis dikodekan J65 sebagai kode utama, ditambah kode pneumokoniosisnya (J60–J64) dan kode tuberkulosisnya (A15–A16) sebagai kode tambahan.
ICS v1 · 3.4.8 Lung Diseases Due To External Agents (J60-J66) · bagian dimulai hlm. 114 · disebut sebagai A16
dan 4 catatan ICS lain yang menyebut A16.2.
Apa kesepakatan Berita Acara tentang A16.2?
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Koding · kasus no. 5
Kasus: TB dengan Pneumonia/Bronkhopneumonia menggunakan kode gabung yaitu A15/A16
Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020
Aspek Koding · kasus no. 14
Kasus: Diagnosa utama TB dengan diagnosa sekunder Pneumonia/Bronkhopneumonia dan septicaemia
Nomor: JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720, 14 Juli 2020
BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2018
Aspek Koding · kasus no. 5
Kasus: TB dengan Pneumonia/Bronkhopneumonia menggunakan kode gabung yaitu A15/A16
Nomor: JP.02.03/3/2411/2018 & 620/BA/1118, 29 November 2018
Ada 1 kasus Berita Acara lain yang menyebut A16.2. Mencari preseden lain dari keempat Berita Acara menurut kode ada di paket Pro dan Praktisi.
Kode apa yang terkait dengan A16.2?
Kode yang disebut bersama A16.2 di ringkasan ICS dan Berita Acara di atas:
U88Agent resistant to multiple antibiotics — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBG; bukan diagnosis utama di iDRGJ65Pneumoconiosis associated with tuberculosis — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGA15Respiratory tuberculosis, bacteriologically and histologically confirmed — di iDRG hanya kategori; di INA-CBG hanya kategoriA15.2Tuberculosis of lung, confirmed histologically — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGA40.3Septicaemia due to streptococcus pneumoniae — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGA41.9Septicaemia, unspecified — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBGJ18.9Pneumonia, unspecified — bisa diklaim di iDRG; bisa diklaim di INA-CBG
Artikel apa yang membahas A16.2?
Apakah A16.2 di sini sama dengan ICD-10-CM?
Halaman ini memakai Code Systems iDRG dan Code Systems INA-CBG Kementerian Kesehatan. ICD-10-CM adalah modifikasi klinis yang dipakai di Amerika Serikat dan sering muncul di hasil pencarian internet; kodenya tidak termasuk kedua sistem itu.
Ingin memeriksa satu berkas klaim utuh? Daftar gratis.
Dari mana isi halaman ini?
Sumber
- Code Systems iDRG (iDRG-CS), 19 Juni 2026
- Code Systems INA-CBG (INACBG-CS), 24 April 2025
- Indonesian Coding Standard (ICS) v1 — ringkasan tulisan KoderMedis, bukan bunyi aslinya
- BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2020 (JP.02.03/3/1693/2020 & 411/BA/0720), 14 Juli 2020
- BA BPJS Kesepakatan Klaim tahun 2018 (JP.02.03/3/2411/2018 & 620/BA/1118), 29 November 2018
Disusun otomatis dari Code Systems iDRG dan INA-CBG serta ringkasan kaidah ICS di basis data KoderMedis, ditinjau tim sebelum terbit.
International Classification of Diseases Tenth Revision (ICD-10), Sixth Edition, 2019. Geneva: World Health Organization; 2019. License: CC BY-ND 3.0 IGO. KoderMedis tidak berafiliasi dengan WHO dan tidak didukung oleh WHO. Istilah berbahasa Indonesia berlabel "istilah KoderMedis" ditulis tim KoderMedis, bukan terjemahan resmi WHO; judul resmi adalah judul berbahasa Inggris. Kode dan judul di kolom iDRG, termasuk kode Indonesian Modification (IM), berasal dari Code Systems iDRG; di kolom INA-CBG dari Code Systems INA-CBG — keduanya terbitan Kementerian Kesehatan.
Batas alat ini
KoderMedis adalah alat bantu administratif untuk koder, bukan perangkat medis: alat ini tidak menetapkan diagnosis dan tidak terhubung ke E-Klaim maupun VClaim. Kode final ditentukan koder dari rekam medis lengkap menurut kaidah koding yang berlaku.